BESANJE

Pagelaran Seni Lintas Budaya ‘Besanje’ Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Barat. Sebagai penyelenggara, saat melihat antusiasme di wajah para pelaku, penggiat, pengamat, penikmat, dan masyarakat Muntok yang tersuguhkan seni lintas budaya nusantara, saat itulah kami merasakan sukses yang sesungguhnya.

Konsep materi pagelaran seni lintas budaya ini awalnya hanya menjadi bahasan internal panitia penyelenggara saja. Namun seiring waktu, ide dan masukan dari pelaku dan penggiat seni yang ada di Muntok agar pagelaran ini benar-benar memiliki nuansa silaturahmi budaya nusantara menambah “PR” bagi panitia. Keinginan dan hasrat untuk mewujudkan pagelaran seni lintas nusantara terbentur pada masalah klasik; biaya, tenaga, dan waktu.

Pada akhirnya, semua itu bukanlah masalah. Tatkala kata “kami” sebagai penyelenggara berubah menjadi kata “kita”. Pelaku, penggiat, penikmat, pengamat, penyokong, pendukung atau sebutan apapun untuk kata “kita” itu. Bagi kami, ini merupakan sebuah momentum solidaritas dan rasa memiliki yang ternyata masih kental di tanah Muntok ini. Walaupun memang untuk saat ini, penghargaan tertinggi buat kita baru sebatas ucapan terima kasih.

Ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada Ahmad Fikri Baraqbah dan Rena Monica yang telah memandu acara pagelaran dari awal sampai akhir, para Seniman Street Perform Art dari GSMS SMAN 1 dan SMKN 1 Muntok, Kholis dengan para Seniman Pertunjukannya, Komunitas Rindudendam, dan dukungan 105 volunteers yang telah bersukarela menjadi bagian dari pagelaran ini, seperti Bonaga Efrilza Yusuf, Hendra Fsr, Nandar Stom, Komunitas Sepeda Lipat Muntok, dan semuanya yang tak bisa disebutkan satu persatu.

Tentu takkan mudah melakukan semua persiapan dan pelaksanaan bila tanpa ada volunteers seperti kalian. Berkaca pada Festival Kesenian Yogyakarta yang diselenggarakan setiap tahun, ratusan masyarakat di sana melamar menjadi volunteers dikarenakan mereka ingin menjadi bagian dari festival tersebut. Rasa bangga menjadi bagian dari perhelatan seni dan budaya Kota Yogyakarta. Ternyata bukan hanya di Yogyakarta, tapi kita di Muntok juga memiliki rasa tersebut. Salut kepada volunteers!

Terima kasih kepada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung atas bantuan kemeriahan panggung utama. Terima kasih kepada para penyokong dan pendukung pagelaran; BSB Bangka Barat, Andromedia, FD Trans, CV. Asia, Trans Utama Raya, Pasadena Group, Duta Media, Trick Cell, Bank Mandiri, Yasmin Group, Unit Metalurgi PT. Timah, Tbk., dan Homestay Sudirman 12 sehingga menambah semarak dan meriah.

Ucapan terima kasih sekaligus rasa bangga terhadap para seniman dan sanggar yang ikut memeriahkan pagelaran ditujukan kepada Sanggar Astari Pangkalpinang, Sanggar Kusuma Bekasi, Sanggar Serumpun Sebalai Anjungan TMII Bangka Belitung, Sanggar Putri Sak Ayu Musi Banyuasin, Sanggar Cikar Pangkalpinang, Bapak Baijuri “Maestro Seni Pertunjukan Bangka”, Sanggar Gong Production Pangkalpinang, Srijayanasa Dance School Palembang, Sanggar Ikatan Keluarga Minang, Sanggar Taruna Budaya, Paguyuban Seni Turonggo Seto Ngabdi Budoyo, Sanggar Bun Chiang Kung Fuk Miau Muntok, Sanggar Reog Mekar Budaya dari Kota Pangkalpinang, dan Komite Tari serta Musik Dewan Kesenian Bangka Barat. Tak ketinggalan, pelaku musik etnik Ganzer Lana dan Uyau Morris yang telah sudi ikut bergabung dalam Pagelaran Seni Lintas Budaya, berkunjung ke kota kecil kami ini. Kami sadari pelayanan dan kenyamanan yang kalian berdua terima belum maksimal, oleh karena itu kami mohon maaf atas kekurangan dan ketidaknyamanan yang ada. Terlepas dari semuanya, kalian berdua sangat berdedikasi menunjukkan warna seni tradisi nusantara yang lain kepada kami.

Tak lupa ucapan terima kasih kami sampaikan kepada jajaran Kepolisian Resort Bangka Barat. Tak dapat dibayangkan, bila kalian tidak memberi kenyamanan dan keamanan selama pagelaran berlangsung. Tanpa kompensasi yang layak, kalian tetap menjalankan tugas dengan semestinya. Bravo!

Terima kasih juga kepada jajaran Polisi Pamong Praja yang senantiasa menjaga ketertiban dan melebur bersama selama pagelaran. Kalian juga merupakan bagian penting yang mendukung suksesnya pagelaran ini. Dukungan lintas instansi Pemerintah Daerah yang benar-benar positif.

Ucapan terima kasih yang terdalam kami persembahkan kepada seluruh masyarakat Muntok yang telah mendukung dan merestui pagelaran seni tradisi nusantara ini. Sangat mengharukan bagi kami melihat antusias masyarakat Muntok terhadap seni tradisi nusantara. Hal ini merupakan apresiasi tertinggi bagi kami dari masyarakat Muntok terhadap perkembangan seni tradisi di Muntok tercinta.

Pagelaran Seni Lintas Budaya “Besanje” Tahun 2017 telah menjadi cerita kita bersama. Momentum kolaborasi dari berbagai pihak mewujudkan seni tradisi nusantara untuk dapat hadir bersama di kota kecil kita ini. Lestarilah seni tradisi. Lestarilah sehingga dapat menjadi bagian dari jati diri kita sebagai bangsa yang memiliki tradisi dan budaya.

Sampai jumpa di lain kesempatan.

Salam budaya.

Sumber: 
disparbudbabar