Bupati salurkan insentif para pemuka adat di Bangka Barat

Bupati salurkan insentif para pemuka adat di Bangka Barat

Mentok, (25/10). Bupati Bangka Barat, Sukirman menyerahkan secara langsung insentif kepada pemuka adat yang berasal dari desa/kelurahan di Bangka Barat. Penyerahan tersebut dilaksanakan di OR 2 Gedung Sekretariat Daerah, Selasa (25/10) dengan dihadiri Forkopimda serta Camat se-Bangka Barat.

Bupati Sukirman menjelaskan bahwa ini merupakan langkah Pemerintah Kabupaten Bangka Barat dalam bersinergi dan berkolaborasi dengan para pemuka adat dalam hal pembangunan daerah di Bangka Barat. “Apa yang diberikan ini, bagian dari upaya pemerintah untuk menjamin, untuk membangun sinergitas dan kolaborasi dalam membangun daerah secara bersama dengan para pemuka adat yang ada di desa/kelurahan.”
Selanjutnya, ia berharap, insentif yang diberikan dapat dijadikan motivasi untuk para pemuka adat sebagai mitra pemerintah daerah dalam menjaga pelestarian adat-istiadat serta budaya di Negeri Sejiran Setason ini. “Saya berharap semoga bantuan yang diterima selaku pemuka adat di Bangka Barat bisa bermanfaat bagi para penerima dan menjadi motivasi untuk menjadi mitra pemerintah dalam menjaga dan melestarikan adat istiadat bagi budaya ‘Bangka Barat’,” jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Barat Muhammad Ali di Mentok, mengatakan "Total anggaran Rp384 juta akan  disalurkan kepada 51 orang pemuka adat yang sebelumnya sudah ditetapkan oleh pemerintah desa masing-masing," kata. Muhammad Ali mengatakan, di Kabupaten Bangka Barat sebenarnya terdapat 66 desa dan kelurahan, namun yang diberikan bantuan intensif hanya 51 orang pemuka adat karena 15 desa dan kelurahan lainnya tidak ada pemuka adat yang diusulkan pemerintah desa.

Ia menjelaskan, anggaran tersebut merupakan pendanaan dari APBD Provinsi Babel tahun 2022 yang disalurkan kepada 51 pemuka adat di Bangka Barat, masing-masing pemuka adat mendapatkan bantuan intensif sebesar Rp500.000 per bulan selama setahun. "Untuk setiap pemuka adat mendapatkan intensif sebesar Rp6 juta per tahun, namun bantuan tersebut disalurkan dalam dua tahap per enam bulan sekali," katanya. "Hari ini merupakan pencarian intensif tahap pertama dan kami upayakan November 2022 bisa menyelesaikan tahap dua," tutupnya.

Klik Disini LOKASI PANTAI JERANGKAT

Sumber: 
Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
Penulis: 
Disparbud
Bidang Informasi: 
DISPARBUD

Berita

29/12/2022 | Dinas Pariwisata dan Ke...
25/10/2022 | Dinas Pariwisata dan Ke...
27/07/2022 | Dinas Pariwisata dan Ke...
26/07/2022 | Dinas Pariwisata dan Ke...
21/07/2022 | Dinas Pariwisata dan Ke...
13/07/2022 | Dinas Pariwisata dan Ke...