Berita

CERIAK NERANG Desa Bukit Terak, Kec. Simpang Teritip.

Muntok(11/03/20) Ceriak Nerang Desa Bukit Terak Kecamatan Simpang Teritip Kabupaten Bangka Barat Kepulauan Bangka Belitung adalah kegiatan ritual adat atau tradisi yang dilakukan oleh masyarakat yang berada di Desa Bukit Terak Sejak nenek moyang suku Jering terdahulu, dimana ritual ini merupakan bagian dari rangkaian acara Ceriak Ngelam yang dilaksanakan sebelum masa tanam, sementara Ceriak Nerang dilakukan setelah masa panen.

Ceriak Nerang terdiri dari 2 rangkaian acara yaitu Ceriak Nerang Laut yang dilaksanakan di Tanjung Tadah Desa Air Menduyung yang dilakukan oleh dukun laut Bapak Bahtiar dan Ceriak Nerang Darat yang dilaksanakan di hutan larangan Desa Bukit terak yang dilakukan oleh Bapak Ahmid yang lebih dikenal dengan panggilan Bapak Bujel. Ceriak Nerang Darat ini dimaksudkan untuk menjaga keharmonisan kehidupan antara manusia dan alam termasuk makhluk halus/gaib. Ceriak Nerang Darat ini merupakan tradisi pemanggilan makhluk halus, supaya mereka pulang atau tidak lagi mengganggu kehidupan manusia dan sebagai wujud dari rasa syukur atas panen yang telah mereka dapatkan dalam setiap tahunnya. acara ini dilaksanakan berdasarkan pada kondisi alam seperti penampakan bulan dan juga dipengaruhi oleh penanggalan kalender china yaitu hari ke-15 (lima belas) bulan ke-2 (dua).

acara Ceriak Nerang berlangsung lancar pada selasa malam (10/03/20) di Balai Desa Bukit Terak dan dihadiri ±150 orang warga Desa Bukit terak, dipimpin oleh Dukun pak Ahmid, dan dihadiri Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Hendra, S.H.

Pada prosesi pertama ritual Ceriak Nerang warga mengikuti dengan sangat khidmat, dipimpin langsung oleh dukun pak Ahmid dalam memanjatkan do’a dihadapan para warga, selain do'a ada juga peralatan media yang di gunakan seperti dua buah perahu kecil berukuran panjang 1 meter menggunakan layar putih yang terbuat dari kulit kayu dan terdapat miniatur orang - orangan pengemudi kapal, dan satunya lagi perahu kecil tanpa layar yang mengiringi perahu layar tersebut, mangkok putih berjumlah 15 buah berisikan beras menjadi penopang lilin agar tetap berdiri dan menyala, aroma pembakaran kemenyan pun menyerbak menyelimuti sekitar menjadikan acara ritual tersebut kental dengan aroma spiritual.

Setelah pembacaan do’a selesai perahu kemudian diarak menuju kedalam hutan untuk di labuh bejarak ±200 meter dari balai desa Bukit Terak, setelah sampai di kedalaman hutan Pak Ahmid beserta warga setempat berkumpul kembali dan melakukan pembacaan do’a hingga selesai, usai pembacaan do'a  warga pun meninggalkan perahu tersebut dan kembali ke Balai Desa untuk berkumpul dan melakukan ritual semacam tolak bala kepada warga yang hadir dan lilin pun ditiup pertanda acara ritual selesai, kemudian warga dihibur oleh kesenian dambus sanggar seni Sinar Bukit .

Dalam acara Ceriak Nerang ini kita bisa menyimpulkan bahwa Bangka Barat masih menyimpan warisan budaya adat istiadat tradisi turun temurun dari leluhur Desa Bukit Terak, semoga Ceriak Nerang Desa Bukit Terak ini tetap lestari, yang merupakan salah satu dari kekayaan budaya tradisi adat di Bangka Barat dalam kategori warisan budaya tak benda yang harus kita jaga sebagai bentuk apresiasi terhadap daya tarik wisata budaya yang ada di Bangka Barat.

Sumber: 
disparbudbabar
Penulis: 
SAP
Fotografer: 
Parbudbabar@2020
Editor: 
nov@
Bidang Informasi: 
Humas

Wakapolda Kep. Babel Kombes (Pol) Umardani, singgahi Pesanggrahan Menumbing Bangka Barat.

Muntok (11/03/20), Wakapolda Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Kombes (Pol) Umardani didampingi Kapolres Bangka Barat AKBP Muhammad Adenan beserta jajaran dan ketua DPRD Bangka Barat Badri Syamsu singgahi  Pesanggrahan Menumbing Kab. Bangka Barat(10/03/20)

Kedatangan beliau sebagai pejabat baru tersebut usai melakukan kunjungan kerja di Polres Bangka Barat, selain bersilahturahmi  beliau juga ingin mengetahui situasi dan kondisi di wilayah hukum Bangka Barat dan juga terkait tentang kesiapan Polres Bangka Barat dalam menghadapi pengamanan Pilkada serentak 2020 mendatang.

Setibanya di Pesanggrahan Menumbing beliau disambut langsung Oleh Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yaitu Bambang H.S, dilanjutkan dengan jamuan makan siang, disela- sela jamuan makan siang tersebut Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan menjelaskan tentang sejarah Pesanggrahan Menumbing, perbincangan dilanjutkan dengan berkeliling di paviliun utama untuk meninjau sekaligus melihat photo- photo para tokoh sejarah yang diasingkan di Pesanggrahan Menumbing yang berada di ketinggian 445 Mdpl tersebut.  

Sumber: 
disparbudbabar
Penulis: 
SAP
Fotografer: 
Parbudbabar@2020
Editor: 
nov@
Bidang Informasi: 
Humas

SMP Kartini 1 Kota Batam kunjungi Pesanggrahan Menumbing

Muntok (10/03/20) SMP Kartini 1 Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau kunjungi Pesanggrahan Menumbing Kab. Bangka Barat (09/03/20), kunjungan 105 peserta ini merupakan kegiatan Study Tour SMP Kartini 1 Batam yang berakreditasi A meliputi kelas 7, 8, dan 9 dan guru pendamping. Rombongan ini melakukan tour selama 4 hari tanggal 08 s/d 11 Maret 2020 di Provinsi Kep. Bangka Belitung.

Dalam agenda Study Tour SMP Kartini 1 Kota Batam tersebut, Bangka Barat mejadi agenda dihari kedua yang meliputi Kantor DPRD Kab. Bangka Barat, Museum Timah Indonesia (MTI) Muntok, dan Pesanggrahan Menumbing.

Setibanya di Pesanggerahan Menumbing Rombongan Study Tour SMP Kartini 1 Kota Batam disambut oleh Plt. Kepal DInas Pariwisata dan Kebudayan Kab. Bangka Barat Bambang H.S, Kabid Pemasaran Pariwisata Romiat dan Kasi Sejarah Cagar Budaya dan Permuseuman Ferhad.

Selama berada di Pesanggrahan Menumbing rombongan SMP Kartini 1 Kota Batam berkumpul di aula gedung pertemuan untuk menerima materi tentang sejarah pengasingan beberpa tokoh pejuang bangsa Indonesia yang pernah diasingkan di Pesanggerahan Menumbing, Menurut informasi dari Syahruddin, S.Si, selaku Kepala Sekolah SMP Kartini 1 Kota Batam "Kegiatan Study Tour ini diadakan untuk menambah wawasan dan pengalaman serta membiasakan siswa belajar secara langsung untuk lebih mengenal tempat – tempat bersejarah", beliau sengaja memilih Pulau Bangka yang banyak menyimpan kisah sejarah perjuangan bangsa Indonesia, selain itu Pulau Bangka juga banyak memiliki destinasi wisata pantai yang indah.

Tak lupa pertukaran cindera mata kenang-kenangan antara SMP Kartini 1 Kota Batam dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Bangka Barat dilakukan sela-sela pertemuan tersebut, masing -masing diwakili oleh Syahruddin, S.Si dan Bambang H.S.

Terima kasih atas kunjungan Study Tour SMP Kartini 1 Kota Batam Provinsi Kepulauan Riau atas kedatangannya di bumi Sejiran Setason Bangka Barat, semoga dalam kunjungan di Kota Sejarah ini mendapatkan pesan dan kesan yang baik dalam bidang pendidikan sejarah dan Kepariwisataan.

 

Sumber: 
disparbudbabar
Penulis: 
SAP
Fotografer: 
Parbudbabar@2020
Editor: 
nov@
Bidang Informasi: 
Humas

"Mentok Trail Run 2020" sukses di gelar di Pantai Baturakit

Muntok (09/03/20), Terima Kasih kepada pihak penyelenggara "Mentok Trail Run 2020" yang diselenggarakan di Pantai Baturakit Kecamatan Muntok Kabupaten Bangka Barat "Dodi Event Organizer" pada hari minggu (08/03/20).

Kegiatan yang bertemakan "wisata pantai kota sejarah Muntok Kabupaten Bangka Barat" ini  sangat meriah dan diikuti  ±200 peserta yang berasal dari dalam Provinsi maupun luar Provinsi Bangka Belitung, bahkan ada juga peserta yang berasal dari manca negara.

pelepasan peserta lomba lari tersebut dihadiri Plt. Dinas Pariwisata Kebudayaan Bambang HS, Kabid Pemasaran Pariwisata Romiat, serta ketua penyelegara Event Organizer Dodi, acara ini juga dimeriahkan dengan senam aerobik Zumba, parade Dj, live Music, fun game, dan doorprize.

Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan Muntok Trail Run Dodi mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan ke kota Muntok, beliau juga mengungkapkan rasa bangga atas antusias peserta yang mengikuti kegiatan tersebut. beliau menambahkan imbas dari kegiatan ini berpengaruh pada penuhnya tingkat hunian hotel dan tingginya perputaran ekonomi kerakyatan terutama dari sisi kuliner dan cindera mata masyarakat lokal.

Sebuah bentuk apresiasi bagi pihak penyelegara untuk kemajuan Bangka Barat sekaligus sebagai wadah pecinta olah raga atletik, serta mendorong perekonomian dan kepariwisataan yang ada di Bangka Barat. Berharap kedepanya acara Trail Run 2020 ini dapat berlanjut ditahun yang akan datang.

Sumber: 
disparbudbabar
Penulis: 
SAP
Fotografer: 
Parbudbabar@2020
Editor: 
nov@
Bidang Informasi: 
Humas

Sanggar Kampuseni menyambut kedatangan Gubernur Sumatera Selatan

Muntok(09/03/20), Sanggar Kampus Seni Muntok turut menyambut kedatangan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru beserta rombongan Perbakin asal Sumatera Selatan di Pelabuhan Tanjung Kalian (08/03/20), kedatangan beliau sebagai Ketua Perbakin Sumsel tersebut untuk menghadiri kegiatan latihan Perbakin bersama antara Perbakin Sumsel dengan Perbakin Babel di lapangan tembak Markas Komando (Mako) Brimobda Bangka Belitung, latihan bersama ini guna mempersiapkan diri untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 yang akan diselenggarakan di  Provinsi Papua mendatang.

Kedatangan Gubernur Sumatera Selatan disambut dengan lantunan lagu khas melayu Bangka Barat yang dibawakan oleh seniman dari Sanggar Kampus Seni yang di pimpin oleh Joko HP beralamatkan di Jl.Raya Peltim Kec. Muntok, Kab. Bangka Barat. Sanggar Kampus Seni berdiri sejak tahun 2008 hingga saat ini masih aktif bergerak dalam bidang seni pertujukan khususnya dalam bidang tari dan musik tradisi, meliputi seni; Tari, Campak, Dambus, Rudat.

Semoga Sanggar Kampus Seni selalu berinovasi untuk melahirkan karya - karya seni yang baru dan menjadi salah satu kekuatan seni budaya daerah, menginspirasi, dan menularkan semangat kebudayaan bagi generasi muda. sekaligus mendorong kepariwisataan Bangka Barat.

Sumber: 
disparbudbabar
Penulis: 
SAP
Fotografer: 
Parbudbabar@2020
Editor: 
nov@
Bidang Informasi: 
Humas

Pages

Wisata Alam Mangrove Kp.Teluk, Kec. Parittiga, Kab. Bangka Barat.

Wisata Alam Kp.Teluk, Desa Teluk Limau, Kec. Parit Tiga, Kab. Bangka Barat menyajikan keindahan Pantai seperti Pantai Siangau, Pantai Pala, Pulau Punai, Bukit Pala, selain itu ada juga wisata Alam lainnya yaitu Wisata Alam Mangrove yang terletak di Kp.Teluk, Kec. Parit Tiga, Kab. Bangka Barat, yang berjarak kurang lebih 100 meter dari JL. Desa Pala Pantai Siangau.

Mangrove tersebut telah dilengkapi dengan jembatan yang terbuat dari papan dengan panjang kurang lebih 100 m dan jembatan tersebut belum selesai masih tahap pengembangan. selain itu terdapat juga tempat-tempat untuk berswafoto yang menarik dan unik seperti rumah pondok yang terbuat dari bahan papan beratapkan daun nipah serta ranting-ranting yang disusun dengan rapi dan menarik layaknya tempat duduk raja di pedalaman hutan yang memberikan kesan dramatis saat berada di dalam hutan mangrove ini.

ditambah dengan keindahan panorama Pantai Tanjung Bajun yang tampak terlihat dari diujung jembatan mangrove, serta pohon kelapa yang tumbuh subur di kawasan pantai mangrove menambah kesan suasana alami dan sangat menarik untuk dikunjungi.

Selain jembatan manggrove tersebut, destinasi wisata ini juga telah dilengkapi dengan fasilitas seperti resto yang berada didalam area mangrove, juga tersedia tempat ibadah mushola, toilet, gazebo, dan lahan parkir yang luas sebagai penunjang wisata mangrove tersebut.

Menurut Risman selaku petugas Pemerintah Desa Air Limau “wisata mangrove tersebut di kelola oleh kelompok sadar wisata (pokdarwis ) Kp.Teluk, dalam pengerjaan mangrove diperkirakan memakan waktu ± sekitar 5 bulan dan sampai sekarang masih dalam tahap pengembangan. Selain mangrove mereka nantinya juga akan mengembangkan lagi kawasan lainnya seperti Bukit Pala sebagai potensi Daya Tarik Wisata Ungulan di wilayah Bangka Barat ini, dan kami selaku pihak Pemerintah Desa Air Limau juga menghimbau kepada masyarakat dan wisatawan bahwa untuk saat ini tidak berkunjung dulu ketempat-tempat wisata itu semua demi mengantisipasi bersama dan mencegah wabah virus corona-19, tetap bersabar dan berdo'a agar wabah pandemi ini berakhir dan kita bisa berwisata kembali ” Pungkasnya.

Sumber: 
disparbudbabar, facebook Rohana
Penulis: 
SAP
Fotografer: 
Parbudbabar@2020
Editor: 
Nov@
Tags: 
#wisataalam #kampungteluk #desateluklimau #kecamatanparittiga #wisataalambangkabarat #Bangkabarat #wonderfulbangkabarat

Homestay Abeb, pilihan penginapan baru di perkampungan Melayu Mentok

Homestay Abeb merupakan penginapan yang baru dibangun di Bulan Maret Tahun 2020, berada di Kampung Tanjung Sawah kelurahan Tanjung Kecamatan Mentok. Terletak tidak jauh dari Kantor Kelurahan Tanjung, berada ditepi jalan raya, mudah diakses dan harga yang terjangkau. berada ditengah permukiman bercirikan khas Mentok yang menyenangkan, disekitar kawasan ini dapat ditemui beberapa peninggalan sejarah budaya seperti Situs Benteng Kute Seribu, pemakaman melayu kuno/makam Bangsawan Mentok, komplek pemakaman Opsir Tionghoa Mayor Tjung, Mayor Tan Jie Mien, Kapiten Bong, dan sebagainya. Dari lokasi Homestay ini juga memiliki akses yang dekat dengan Pelabuhan Penyeberangan Tanjung Kalian, Pantai Batu Rakit, Pantai Asmara, kawasan Muntok lama, Masjid Jami', Kelentang Kung Fuk Miau, pemukiman Melayu KAmpung Ulu, Rumah MAyor Tjung A Tiam, Pelabuhan Kuno Mentok, serta akses pelayanan masyarakat seperti Pasar Muntok, Terminal, dan lainnya.

Dikelola oleh Bapak Fikri Baraqbah, penginapan ini memiliki sentuhan dekorasi interior yang unik. Sang pengelola yang juga berprofesi sebagai guru (ASN) dan ketua sanggar seni Dayang Molek Mentok memang dikenal sebagai seniman pertunjukan dan penata dekorasi/interior. Selain mengelola bisnis akomodasi ini, beliau juga mengelola warung makan dengan ciri khas masakan Bangka. memudahkan para pengunjung yang menginap untuk berwisata kuliner khas Mentok dengan gampang. Pun jika ingin mencicipi penganan khas Mentok yang terkenal dengan ragam kue-kue yang berlimpah jenisnya dapat mengunjungi pusat jajanan di sekitar Tugu Perahu Kampung Tanjung yang juga dekat letaknya dari penginapan ini.

Bagi yang berminat menginap di Homestay Abeb dapat langsung datang ke penginapan ini atau menghubungi Bapak Fikri di Nomor Telp : 085273174539.

 

Sumber: 
Disparbud Babar
Penulis: 
Bambang Haryo Suseno, SH., M.Ec.Dev
Fotografer: 
Fikri Baraqbah
Editor: 
BHS
Tags: 
#homestaymentok #homestayabeb #kecamatan Mentok #wonderfulbangkabarat

Persiapan Dodi Event Organizer “ Mentok Trail Run 2020" Pantai Baturakit

Muntok (07/03/20) persiapan "Dodi Event Organizer" selaku pihak penyelengara mengusung tema “Mentok Trail Run 2020" dalam Kegiatan lomba olah raga wisata (sport tourism).

Kegiatan tersebut akan diselenggarakan di Pantai Baturakit pada hari minggu pagi 8 Maret 2020 siap menyambut kedatangan para peserta Trailrun, start akan dimulai pukul 07.00 wib dengan menempuh jarak ±5 Kilometer dengan rute melewati tempat-tempat wisata diseputaran Muntok, seperti; Pantai baturakit, Mangrove Leguk Bulan, Pantai Batu Berani dan Pantai Tanjung Kalian dan finis kembali di Pantai Baturakit. Kegiatan ini akan dimeriahkan juga senam aerobic Zumba, parade Djlive Musicfun game, dan doorprize menarik lainya.

mari kita apresiasikan  bentuk acara olah raga wisata tersebut, sebagai wadah olah raga sekaligus mengangkat wisata dan olahraga yang ada di Bangka Barat.

Sumber: 
disparbudbabar
Penulis: 
SAP
Fotografer: 
Parbudbabar@2020
Editor: 
nov@

Wisata Alam Bukit Telaga Tujuh, Sungai Buluh, Kec. Jebus, Kab. Bangka Barat, Kep. Bangka Belitung

Wisata Alam Bukit Telaga Tujuh memiliki ketinggian kurang lebih 15 MDPL dengan luas sepuluh hektare, Wisata Alam ini merupakan potensi daya tarik wisata baru di Kabupaten Bangka Barat dalam kategori Wisata Alam yang berjarak kurang lebih 8 KM dari pusat kota Kecamatan Jebus, jalur ke lokasi tersebut dapat ditempuh dengan mengunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Bagi wisatawan yang belum pernah berkunjung ke Wisata Alam Bukit Telaga Tujuh, disarankan dapat menggunakan aplikasi yang ada di telepon selular yaitu GPS dengan mengaktifkan aplikasi GPS Google Maps dengan tujuan langsung ke arah Pantai Bembang, karena lokasi Wisata Alam Bukit Telaga Tujuh dengan Pantai Bembang sangatlah dekat masih satu jalur dan bersebelahan ± 200 M, selain itu lokasi kawasan wisata ini tergolong jauh dari pemukiman warga dan belum terdapat tanda atau petunjuk arah selama dalam perjalanan. Rasa lelah dalam perjalanan terbayar sudah ketika sampai dikawasan puncak Bukit Telaga Tujuh, wisatawan disuguhkan pemandangan yang indah asri dan alami, didepan mata terbentang Bukit Penyabung dan hamparan Teluk Telaga Tujuh yang dihiasi bebatuan Geosit Metasediment. selain menyajikan keindahan bagi wisatawan yang ingin menikmati hidangan kuliner laut bisa memesan hidangan melalui Bapak Ruslan, beliau sudah lama mendiami Bukit Telaga Tujuh sekaligus sebagai pengelola dan menjaga kawasan lokasi kawasan Wisata Alam tersebut dan juga merangkap sebagai juru masak di Bukit Telaga Tujuh ini, dengan menghubungi beliau di nomor telepon 0853-5721-5558. Menurut beliau saat berbincang diatas resto panggung ”bagi wisatawan yang mau menikmati hidangan laut segar, tiga hari sebelum kedatangan di harapkan dapat memesan dulu dan mentrasfer uang kepada beliau, dengan harga paket menu hidangan tersebut Rp 1.500.000,. untuk 10 orang, dengan menu seperti; nasi, udang, kepiting, ikan bakar, lempah kuning. Apabila menu hidangan laut ikan segar susah didapat, menu tersebut dapat diganti dengan ayam kampung, dan resto panggung ini sengaja saya buat dipingir bukit untuk memanjakan wisatawan yang berkunjung selain menikmati hidangan dapat juga menikmati keindahan alam, apalagi saat matahari tenggelam waktu sore hari di atas Pantai Bembang. Beliau berharap kedepanya kepada pihak-pihak terkait serta pemerintah Bangka Barat secara perlahan dapat membantu pengembangan dan memfasilitasi kawasan Wisata Alam Bukit Telaga Tujuh ini, dari akses jalan kelokasi yang belum di aspal, pemasangan jaringan listrik dan pembangunan tempat ibadah mushola serta toilet, apalagi ada tempat penginapan lebih bagus juga kan sayang sekali bagi wisatawan yang jauh dari luar kota atau wisatawan lokal ingin memuaskan perjalanan wisatanya, karna tempat ini kan nantinya untuk kita bersama untuk memajukan pariwisata Bangka Barat sebagai Destinasi Daya Tarik Wisata Alam", pungkas nya.

Sumber: 
disparbudbabar
Penulis: 
SAP
Fotografer: 
Parbudbabar@2020
Editor: 
nov@
Bidang Informasi: 
Humas
Tags: 
#wisataalam #Jebus #wisataalambangkabarat #Bangkabarat

Komunitas Bonsai Lestari Bangka Barat

 

Muntok-Bangka Barat, Bonsai Merupakan Suatu karya seni yang cukup popular dikalangan masyarakat baik didalam maupun luar negeri, khususnya di Indonesia seni bonsai dari tahun ke tahun terus berkembang dengan pesat, hal ini di tandai dengan terus bertambahnya komunitas organisasi atau perkumpulan dari Penggemar Bonsai di tiap-tiap daerah di seluruh penjuru tanah air.

Bonsai adalah tanaman atau pohon yang dikerdilkan didalam wadah (pot) dangkal dengan tujuan membuat miniatur dari bentuk asli pohon besar yang sudah tua di alam bebas. Penanaman (sai) dilakukan pada pot dangkal yang disebut (bon), istilah bonsai juga dipakai untuk seni tradisional Jepang dalam pemeliharaan tanaman atau pohon dalam pot dangkal, dan apresiasi keindahan bentuk bonsai dinilai dari bentuk dahan, daun, batang, dan akar pohon, serta pot dangkal yang menjadi wadah, atau keseluruhan bentuk tanaman atau pohon. Bonsai adalah pelafalan bahasa Jepang untuk penzai.

Seni ini mencakup berbagai teknik pemotongan dan pemangkasan tanaman, pengawatan (pembentukan cabang dan dahan pohon dengan melilitkan kawat atau membengkokkannya dengan ikatan kawat), serta membuat akar menyebar di atas batu. Pembuatan bonsai memakan waktu yang lama dan melibatkan berbagai macam pekerjaan, antara lain pemberian pupuk, pemangkasan, pembentukan tanaman, penyiraman, dan penggantian pot dan tanah. Tanaman atau pohon dikerdilkan dengan cara memotong akar dan rantingnya. Pohon dibentuk dengan bantuan kawat pada ranting dan tunasnya. Kawat harus sudah diambil sebelum sempat menggores kulit ranting pohon tersebut. Tanaman adalah makhluk hidup, dan tidak ada bonsai yang dapat dikatakan selesai atau sudah jadi. Perubahan yang terjadi terus menerus pada tanaman sesuai musim atau keadaan alam merupakan salah satu daya tarik bonsai (sumber: wikipedia.org).

Saat ini di Kota Muntok, kabupaten Bangka Barat telah berdiri satu komunitas pecinta bonsai yang dinamakan Bonsai Lestari kurang lebih sekitar tiga tahun dengan anggota sekitar lima puluhan orang, dari komunitas pecinta bonsai sendiri tidak mematok umur muda maupun tua semua sama dan mereka telah memiliki ratusan pohon bonsai. Dengan tujuan utama untuk memperkenalkan bahwa di kabupaten Bangka barat juga memiliki komunitas pecinta bonsai yang memiliki kreatifitas seperti wilayah lainnya, disisi lain juga memperkenalkan jenis-jenis pohon yang bisa digunakan sebagai bonsai bahkan berpotensi menjadi bonsai yang bertarap tingkat nasional, dari beragam jenis bahan bonsai seperti Batang sapu-sapu, jeruk kingkit, wahong, sancang, beringin, anting putri, bougenvile dll.

Selain sebagai wadah para penggiat dan pecinta bonsai dalam komunitas tersebut para anggota tetap menjaga kelestarian lingkungan alam sekitar yang merupakan sumber kekayaan alam yang harus dijaga karena didalam berkarya tanpa harus merusak hutan, dan tetap menjaga sportifitas di dalam bersaing, saling menghargai setiap perbedaan yang ada dan menjalin silahturahmi persaudaaran dalam kesatuan dan persatuan sesama pecinta bonsai se Bangka Barat bahkan se Indonesia.

Setiap tahun Komunitas Bonsai Lestari rutin menggelar kegiatan pameran bonsai di kota Muntok Bangka Barat, seperti dalam rangka memeriahkan acara HUT Kota Muntok ke 285 di pelataran gedung Museum Timah, dan di Kelenteng Kung Fuk Miau pada pameran foto yang bertajuk Potret Boen Toe jilid 2 yang diselenggarakan oleh Heritage of Tionghoa Bangka (HETIKA) pada Desember 2019 tahun lalu dan tentunya apresiasi yang luar biasa dari masyarakat Bangka Barat bagi Komunitas Bonsai Lestari dalam pameran-pameran yang diselenggarakan. Dengan kegiatan positif ini dapat membuka peluang bagi para pelaku usaha di bidang perdagangan, bagi para penggiat bonsai dapat menjual bonsainya, para pengrajin wadah (pot) dan trainer bonsai dapat mengembangkan karyanya, serta para penjual bahan- bahan pendukung media tanam dapat mengembangkan usaha mereka. Sekaligus mendukung program pemerintah di bidang pariwisata, seni dan budaya, dengan diadakan acara- acara pameran atau kontes bonsai otomatis dapat mendongkrak kunjungan wisatawan lokal maupun asing sebagai penunjang Daya Tarik Wisata (DTW) di Bangka Barat.

Apabila anda penghobi bonsai dan tertarik ingin bergabung atau belajar dengan Komunitas Bonsai Lestari Bangka Barat, serta berminat membeli bonsai bisa langsung menghubungi ketua Komintas Bonsai Lestari Bangka Barat. Bapak Eka Octawianto di nomor telepon : 0812-7256-5832.

Sumber: 
disparbudbabar, Komunitas Bonsai Lestari Bangka Barat, wikipedia.org
Penulis: 
SAP
Fotografer: 
Parbudbabar@2020
Editor: 
nov@
Bidang Informasi: 
Humas
Tags: 
#Komunitasbonsailestaribangkabarat #Komunitasbonsaiindonesia

Cegah virus corona Pesanggrahan Menumbing dan Pantai Baturakit Bangka Barat tutup sementara

Muntok (18/03/20) sehubungan dengan surat edaran Gubernur Kepulauan Bangka Belitung nomor : 556/0271/DISBUDPAR (17/03/20) tentang perkembangan dan penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) di lndonesia, khususnya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung perlu dilakukan langkah-langkah antisipasi untuk mencegah penyebarannya. Adapun surat edaran tersebut ditujukan langsung kepada pihak-pihak terkait meliputi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota / Kabupaten Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pimpinan PHRI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pimpinan tempat rekreasi wisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pimpinan ASITA (Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies) Provinsi kepulauan Bangka Belitung, Pimpinan ASATI (Association of Sales Travel Indonesia) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Pengelola daya tarik wisata Se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Menindak Lanjuti surat tersebut itu Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Bangka Barat mengeluarkan surat edaran nomor : 556/171/2.16.1.1/202 tentang penutupan Daya Tarik Wisata Pesanggrahan Gunung Menumbing dan Pantai Baturakit. Surat edaran tersebut juga berdasarkan dari surat MenPAN-RB, NO.19 Tahun 2020 tentang upaya pencegahan penyebaran virus corona (COVID-19) dan keputusan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) NO. 13A tahun 2020 tentang perpanjang status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona (COVID-19) di Indonesia.

Plt. Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bambang HS, Kabid Kebudayaan Hendra, Kabid Destinasi Wisata Setyawan, dan  Romiat selaku Kabid Pemasaran Pariwisata telah bermusyawarah terkait penutupan daya tarik wisata Pesanggrahan Gunung Menumbing dan Pantai Baturakit tersebut. Menurut Bambang HS "Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka Barat sebagai pihak pengelola daya tarik wisata perlu mengambil keputusan dan bertindak sedini mungkin terhadap pencegahan virus corona (COVID-19). pada tanggal 18 Maret 2020 s/d 30 April 2020 himbauan kepada masyarakat Bangka Barat Daya tarik wisata Pesanggrahan Gunung Menumbing dan Pantai Baturakit ditutup untuk sementara, dan apabila dikemudian hari keadaan sudah mulai membaik maka daya tarik wisata tersebut akan dibuka kembali dan mengenai petugas Dinas Pariwisata dan Kebudayaan yang bertugas dilapangan mereka tetap  bekerja seperti biasa " pungkasnya.

Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Bangka Barat menyampaikan himbauan penutupan sementara ini kepada masyarakat melalui pengumuman spanduk yang dipasang pada pintu gerbang masuk Pesanggrahan Menumbing dan juga pintu gerbang masuk Pantai Baturakit, penutupan kedua destinasi wisata tersebut merupakan langkah pencegahan menindak lanjuti agar virus corona (COVID-19) tidak menyebar ditempat fasilitas umum, terutama tempat-tempat wisata yang merupakan tempat berkumpulnya banyak orang dari berbagai daerah demi meminimalisir serta antisipasi bersama.

Sumber: 
Surat edaran Gubernur Kep. BaBel Nomor:556/0271/DISBUDPAR,dan surat edaran MenPAN-RB, NO.19 Tahun 2020
Penulis: 
SAP
Fotografer: 
Parbudbabar@2020
Editor: 
nov@
Bidang Informasi: 
Humas

Kunjungan anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka ke Pesanggrahan Menumbing

Muntok (29/02/20),anggota DPR RI Rieke Diah Pitaloka mengunjungi Pesanggrahan Menumbing- Muntok, Kabupaten Bangka Barat, kunjungan tersebut merupakan kegiatan beliau setelah mengikuti acara Rapat Kerja Daerah (Rakerda) PDI Perjuangan di Propinsi Bangka Belitung. Kedatangan Rieke Diah Pitaloka tersebut disambut oleh pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Bangka Barat sebagai tuan rumah untuk menjelaskan sekelumit informasi sejarah terkait dengan bangunan sejarah tersebut. 

Kedatangan politisi PDI yang sekaligus aktris pesinetron ini didorong oleh keingintahuannya atas sejarah pengasingan para Tokoh RI yang diasingkan Belanda di Bangka pada 1948-1949. Sambil bersantai dan bercengkrama, beliau menerima informasi yang disampaikan oleh pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bangka Barat, berkeliling bangunan Pesanggrahan Menumbing, dan menikmati suasana senja, memandang kota Muntok dari ketinggian Menumbing di ketinggian 445 Mdpl itu. 

Setelah mengunjungi Menumbing beliau menuju Pesanggrahan BTW Muntok yang berada di tengah Bangka ini. Beliau terlihat terharu dengan perjuangan para tokoh mempertahankan kemerdekaan RI. pada bangunan cagar budaya peringkat nasional ini memang menyimpan foto-foto sejarah pengasingan para tokoh republik, yang mampu menghimpun kenangan tentang jasa besar dan kharisma para pendiri bangsa dalam memperjuangkan kemerdekaan. semoga kunjungan ini menjadi penambah semangat dan kekuatan bagi Rieke sekaligus meneguhkan spirit perjuangan para pendiri bangsa dihatinya untuk memperjuangkan suara rakyat di parlemen.

Sumber: 
disparbudbabar
Penulis: 
SAP
Fotografer: 
Parbudbabar@2020
Editor: 
BHS

Wisata mangrove Tanjung punai

Objek wisata mangrove Tanjungpunai,

Tanjungpunai yang berada di ujung Desa Belolaut Muntok Kabupaten Bangka Barat memiliki kekayaan alam yang cukup indah berupa tanaman Bakau atau mangrove di sepanjang pesisir pantai. Sebagai langkah awal warga setempat bergotong royong merintis membangun jembatan kayu sepanjang 100 meter. sebagai sarana pejalan kaki yang ingin menikmati keindahan mangrove di lokasi tersebut yang dikerjakan secara gotong royong oleh warga setempat berharap ke depannya jembatan semakin panjang dan dilengkapi beberapa fasilitas.

dengan adanya objek wisata baru Mangrove ini di harapkan untuk kedepannya bisa membantu meningkatkan kesejahteraan warga Tanjungpunai .

dan menambah daftar obyek Destinasi Wisata yang ada di Bangka barat selain wisata pantai wisata cagar budaya khususnya Wisata alam.

 

#dinaspariwisatabudayakabbangkabarat
#pariwisatabudayabangkabarat
#explorebangkabarat

#mangrovebangkabarat
#pesonaindonesia
#bangkabelitung

 

 

 

Sumber: 
Parbudbabar
Penulis: 
SAP
Editor: 
BHS
Bidang Informasi: 
Humas

"Muntok Trail Run 2020" Wisata Pantai Kota Sejarah.

Kota Muntok, Kabupaten Bangka Barat, yang terkenal dengan sebutan Kota sejarah akan diramaikan dalam kegiatan lomba olah raga wisata (sport tourism) yaitu lomba lari jejak atau terkenal dengan sebutan Trail Run. Dalam Kegiatan lomba tersebut kawasan Pantai Baturakit akan menjadi titk awal kumpul bagi para peserta olah raga tersebut, Pantai Baturakit merupakan tempat wisata yang di kelola langsung oleh Pemerintah Daerah setempat, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Bangka Barat.

Dalam Kegiatan lomba olah raga wisata (sport tourism) tersebut, Dodi Event Organizer selaku pihak penyelengara mengusung tema “ Mentok Trail Run 2020" Wisata Pantai Kota Sejarah , yang diselengarakan pada hari minggu 8 Maret 2020 akan datang, peserta diikuti dari masyarakat umum lokal maupun luar kota, hingga sampai saat ini  ±200 peserta telah terdaftar. Start awal dimulai dari kawasan Pantai Baturakit pukul 07.00 wib. Dengan menempuh jarak ±5 Kilometer dan melewati tempat-tempat wisata yang ada di Bangka Barat, kegiatan ini akan dimeriahkan juga senam aerobik Zumba, parade Dj, live Music, fun game, dan doorprize menarik.

Lari jejak trail run ini merupakan olah raga wisata (sport tourism) yang akan memberikan manfaat kesehatan lebih untuk kaki di bandingkan dengan lari biasa, sebab lari jejak atau trail run menyatu langsung dengan alam dan para peserta nantinya akan diuji kemapuan, staminanya, untuk menghadapi rute-rute di pesisir pantai dan hutan yang terjal Di Bangka Barat sekaligus menambah kesan bagi para peserta selain olah raga juga berwisata.

Bagi masyarakat lokal maupun luar Bangka Barat yang akan mengikut lomba tersebut, siapkan stamina anda dan bisa mendaftarkan diri anda, dengan menghubungi Dodi Event Organizer dinomor telpon: Dodi : 0852 7387 9000, dan Faishal : 0813 7780 2680.

Sumber: 
mentoktrailrun.id
Penulis: 
SAP
Fotografer: 
mentoktrailrun.id
Editor: 
BHS
Bidang Informasi: 
Humas

Liputan DAAI TV tentang sejarah dan budaya peranakan Tionghoa di Bangka

DAAI TV, sebuah chanel televisi swasta yang sering mengulas dan fokus pada budaya Tionghoa telah melakukan peliputan atas sejarah dan budaya peranakan Tionghoa di Kepulauan Bangka Belitung, termasuk Bangka Barat, kota Belinyu, Sungailiat, dan Pangkalpinang pada sekitar Bulan Februari 2020 kemarin. beberapa icon peninggalan budaya Tionghoa seperti Rumah Mayor Tjung A Thiam, Klenteng Kung Fuk Miau, perkebunan teh Tayu dan lainnya yang ada di Bangka Barat menjadi bagian dari peliputan mereka. mari saksikan hasil peliputan tersebut yang akan tayang pada hari Minggu tanggal 1 Maret dan Sabtu Tanggal 7 Maret 2020 pukul 17.00 WIB di DAAI TV chanel.

Sumber: 
DAAI TV dan Suwito Wu
Penulis: 
SAP
Fotografer: 
Suwito Wu
Editor: 
BHS
Bidang Informasi: 
Humas

INFORMASI TEMPAT TUJUAN REKREASI KAB. BANGKA BARAT

Masjid Jami'

Salah satu bangunan penting bagi umat Islam pada masa kolonial Belanda adalah Masjid Jami’. Letak masjid ini di tengan Kota Muntok, tepatnya di kawasan pasar Muntok. Posisi  masjid tersebut berdampingan dengan sebuah kelenteng tua yang usianya lebih kurang 83 tahun di atas usia masjid itu sendiri.

Masjid yang dibangun pada tahun 1883 M (19 Muharam 1300H) merupakan masjid tertua di Pulau Bangka. Pembangunan masjid tersebut dilakukan pada masa pemerintahan H. Abang Muhammad Ali dengan Gelar Tumenggung Karta Negara II dengan dibantu oleh tokoh masyarakat Muntok pada saat itu yaitu H. Nuh dan H. Yakub.

Alamat: 
Kp Tanjung
Tahun Berdiri: 
1883
Jarak dari Ibu Kota Kabupaten: 
3 KM
Telp: 
081112345678
Fungsi: 
Tempat Ibadah
Pengelola: 
Marbot Masjid Jami'
Sumber: 
disparbudbabar

Wisata Alam Bukit Telaga Tujuh, Sungai Buluh, Kec. Jebus, Kab. Bangka Barat, Kep. Bangka Belitung

Wisata Alam Bukit Telaga Tujuh memiliki ketinggian kurang lebih lima belas meter dari permukaan laut dengan luas sepuluh hektare, Wisata Alam ini merupakan potensi daya tarik wisata baru di Kab. Bangka Barat dalam kategori jenis wisata alam yang berjarak kurang lebih delapan kilometer dari pusat kota Kecamatan Jebus, jalur ke lokasi tersebut dapat ditempuh dengan mengunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.

Alamat: 
Sungai Buluh, Kec. Jebus, Kab. Bangka Barat, Kep. Bangka Belitung
Jarak dari Ibu Kota Kabupaten: 
8 kilometer dari pusat kota Kecamatan Jebus,
Telp: 
0853-5721-5558
Pengelola: 
Bapak Ruslan,
Sumber: 
disparbudbabar

Mangrove Tanjung Punai

Tanjungpunai yang berada di ujung Desa Belolaut Muntok Kabupaten Bangka Barat memiliki kekayaan alam yang cukup indah berupa tanaman Bakau atau mangrove di sepanjang pesisir pantai. Sebagai langkah awal warga setempat bergotong royong merintis membangun jembatan kayu sepanjang 100 meter. sebagai sarana pejalan kaki yang ingin menikmati keindahan mangrove di lokasi tersebut yang dikerjakan secara gotong royong oleh warga setempat berharap ke depannya jembatan semakin panjang dan dilengkapi beberapa fasilitas.

dengan adanya objek wisata baru Mangrove ini di harapkan untuk kedepannya bisa membantu meningkatkan kesejahteraan warga Tanjungpunai .

dan menambah daftar obyek Destinasi Wisata yang ada di Bangka barat selain wisata pantai wisata cagar budaya khususnya Wisata alam.

Tahun Berdiri: 
2020
Jarak dari Ibu Kota Kabupaten: 
8 kilometer dari pusat kota Kecamatan Muntok
Fungsi: 
Wisata alam Hutan
Pengelola: 
warga Tanjung Punai Kelompok Tani Hutan Jaya Bersama (KTHJB)
Sumber: 
disparbudbabar

Sejarah, Cagar Budaya, dan Permuseuman

NOMOR NAMA DAYA TARIK WISATA ALAMAT TAHUN BERDIRI JARAK DARI IBUKOTA KABUPATEN FUNGSI PENGELOLA NOMOR TELEPON
1 Pesanggrahan Menumbing Muntok 1928 +  8 Km Rumah Peristirahatan Disparbud Kab. Bangka Barat 085384440396
2 Pesanggrahan BTW Muntok Muntok 1827
  + 3 km
Rumah  Disparbud Prov. Kep. Babel 085268766666
3 Museum Timah Indonesia Muntok 1915 + 3 km Museum PT. Timah Tbk 082179424273
4 Masjid Jami' Muntok 1883 + 1 km Masjid Disparbud Kab. Bangka Barat  
5 Kelenteng Kung Fuk Miaw Muntok 1800-an + 1 km Kelenteng Disparbud Kab. Bangka Barat  
6 Rumah Mayor Muntok 1834 + 1 km
  Rumah
Disparbud Kab. Bangka Barat  
7 Mercusuar Tanjung Kalian Muntok 1862 + 10 km Mercusuar Distrik Navigasi Kelas I Palembang  
8 Monumen Perang Dunia II Muntok 19 + 10 km Monumen Distrik Navigasi Kelas I Palembang  
9 Jembatan Inggris Muntok 1700-an   Jembatan    
10 Monumen PD II Pantai Radji Muntok 20   Monumen    
11 Benteng Sungai Buluh Jebus Abad 17 + 65 km Benteng Disparbud Kab. Bangka Barat  
12 Benteng Kota Tempilang Abad 17
  + 100 km
Benteng Disparbud Kab. Bangka Barat  

RM Ranah Minang

Pemasaran

11/11/2020 | Disparbud Babar

11/11/2020 | Disparbud Babar

11/11/2020 | Disparbud Babar

11/11/2020 | Disparbud Babar